Sat Tweet Blog

Penyebab Diabetes Melitus Menyerang Usia Lanjut

0
Posted in Penyakit By cerdas 1

Pernahkah terpikir bagaimana mulanya penyakit diabetes melitus dapat secara perlahan namun pasti menyerang orang di usia senja ? Seorang yang ketika diusia mudanya sangat sehat segar bugar namun dikala usia beranjak naik tanpa disadarinya ternyata dia telah mengidap penyakit diabetes melitus. Satu hal yang membuat kaget adalah penyakit ini tidak datang secara mendadak, namun memerlukan proses. Nah selama proses ini berlangsunglah kita seakan tidak merasakan hal-hal aneh yang terasa mengganggu kesehatan.

 

Gejala Penyakit Diabetes Melitus

Dalam ilmu kesehatan kita biasa mengenal istilah poliuri, polidipsi dan poliphagi. Yuk kita bahas satu persatu :

  • Poliuri

Poliuri adalah keadaan dimana penderita mengalami gejala awal yaitu banyak buang air kecil. Sedikit-sedikit merasa dorongan ke kamar mandi untuk buang hajat kecil.

  • Polidipsi

Yaitu keadaan dimana pederita mengalami dorongan untuk banyak minum. Rasa haus yang terus menerus sehingga menyebabkan penderita untuk minum melebihi kapasitas seharusnya . Hal ini dikarenakan gejala poliuri diatas dimana semakin banyak kita mengeluarkan urine ( air kencing ) maka semakin berkuranglah cairan tubuh, yang akibatnya gejala haus yang terus mendera kerongkongan.

  • Poliphagi

Dimana kondisi ditandai dengan keinginan untuk selalu makan, hasrat yang berlebih untuk selalu mengunyah sesuatu, seolah-olah nafsu makan meronta untuk dipenuhi. Pada fase ini sebenarnya kadar gula darah sudah mulai berlebih dalam darah, tetapi karena insulin tidak mampu mengolahnya secara optimal maka tubuh selalu merasa lemah dan letih , oleh karenanya tidak hearan mengapa gejala awal seorang penderita diabetes melitus adalah nafsu makan yang tinggi.

Pengobatan Diabetes Melitus

Secara garis besar pengobatan pada diabetes melitus adalah perubahan gaya hidup dan pola makan. Bila memang diperlukan suntikan insulin dan tablet yang berkesinambungan bisa menjadi pilihan yang bijak. Olah raga adalah hal yang paling mendasar yang dapat membantu mengatasi penyakit ini, disamping dengan perubahan diet dan pola makan yang memang harus disesuaikan dengan kondisi tiap-tiap penderita. Ada baiknya selama menjalani masa pengobatan ini kita tidak cepat bosan dan jenuh, karena memang gaya hidup dan pola makan tidak bisa hanya dilakukan sesaat namun diperlukan kedisiplinan sepanjang waktu.

Leave a Reply